Sebuah Puisi: Tuntutan

 Sebuah puisi

TUNTUTAN 


Dengan nama rindu

Aku tuntut engkau

Pasal dua belas

Ayat satu


Pengadilannya di rumahku

Terdakwanya aku sendiri

Saksi-saksi anggota tubuhku

Hakimnya diriku


Aku tuntut engkau 

Mengapa bisa melepas

Laila pergi meninggalkanku


Sumenep, 19 April 2017.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url