Sebuah Puisi: Malam Laila

 Sebuah Puisi

MALAM LAILA


Serui kamboja menatap senja

Hingga sunyi engkau derita

Ku lempar lebing dalam surya

Hingga ia tercipta samudra


Awan menari memegang bunga

Duhai indahnya aku terlena

Bunganya melati baunya berduri

Hingga aku mati di riak sunyi


Malam, Laila malam, aku

Datang memetik klopak rindu

Nyanyian tentang perasaan sendu

Engkau embun di tiap pagi yang baru


Walau sudah berlalu

Namun daun-daun hati ini

basah selalu

ingin sekali kunamakan ia dengan rindu

dekap detak jantungku


Sumenep, 1 April 2017


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url