Sebuah Puisi: Hikayat Telaga

 Sebuah Puisi

HIKAYAT TELAGA


Telaga ini, tempat ku bercerita

Hati ini, kan ku buang disini

Bersama hanyutnya sunyi

Bersama hening yang sepi


Telaga ini, aku duduk diwajahnya

Hati ini, tercermin lewat bening airnya

Bersama bayangku disini

Menatap air yang ternyata

Hanya tinggal aku sendiri,

Di wajahnya


Sumenep, 22 April 2017.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url