Sebuah puisi: Ternyata Kita Terjebak

Sebuah puisi

TERNYATA KITA TERJEBAK


Ilusi

Pandanganmu terhalang

Oleh kehadiranmu sendiri

Cintamu termakan

Oleh kebencian yang kau tanam

Sejuta langkah engkau lari

Sejuta langkah engkau tertinggal pergi


Tak apa

Yang kau kejar mimpi

Yang kau kejar api

Pergilah berbisiklah pada hatimu

Mulailah kembali

Sejuta angan

Sejuta mimpi

Sudah siap menuggu



Sumenep, 15 November 2016.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url