Sebuah Puisi: Di Langit Sepi

     Sebuah Puisi

DI LANGIT SEPI


Sudahi waktu yang lalu

Lalu beranjak dari pilu

Kokohkan hati dengan bernyanyi

Lagu yang mengantarmu dalam sunyi


Beranjak dewasa aku mulai sadar

Bayangan matahari begitu sinar

Silaunya enggan menyapa

Dalam baris yang enggan menyapa


Aku memandang langit yang biru

Merakit mimpi usai pagi

Merajut sebuah kenangan yang menjadi duri


Belati tak lukai, tapi luka mengawali

Kisah burung yang terbang

Lepas di langit sepi

Aku bercerita pada malam hari ini

Siapakah yang mendengar

Kecualai aku sendiri


Sumenep, 15 Januari 2017.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url